Minggu, 28 September 2014

Belajar Taegeuk

Selamat datang di website Taekwondo HKS MANDALA
Bagi anda yang ingin mendownload taegeuk taekwondo dibawah ini silahkan
dan kami sangat berterimakasih kalau ini dapat membantu para taekwondo-in dalam
mempelajari taegeuk .



taegeuk 1 download video 3gp nya disini_link


taegeuk 2 download video 3gp nya disini_link

taegeuk 3 download video 3gp nya disini_link

taegeuk 4  download video 3gp nya disini_link

taegeuk 5 download video 3gp nya disini _link

taegeuk 6 download video 3gp nya disini_link

taegeuk 7 download video 3gp nya disini_ link

taegeuk 8  download video 3gp nya disini_link

sumber : http://taekwondobarabai.blogspot.com/

Sabtu, 27 September 2014

Tips Bertanding Fighter


Strategi Bertanding Taekwondo
1.Selalu lincah saat fight…selalu lakukan step-step yang bervariasi…jangan monoton…
2.Perhatikan gerakan lawan…Pancing-pancing terus, saat dia diam…jika dia ingin menyerang…siapkan mat badat doliyochagi terbaikmu…sekali saja…tapi kena dengan tepat….setelah kena…tempel lawanmu…atau susul dengan elgol dollyochagi…(untuk tipe defensive)
3.Tetap fokus dengan lawanmu..jangan pernah sekali-kali meremehkan lawan tandingmu, meski kamu sudah unggul jauh dalam perolehan poin…karena semuanya bisa terjadi dalam pertandingan Taekwondo…
4.Untuk tipe offensive, jangan terburu-buru menyerang, pancing terus lawanmu, berikan variasi step yang membuat lawanmu bingung….setelah ada kesempatan, serang dengan tendangan andalanmu, jangan cuma sekali, yang penting tendangan terakhir harus kamu daratkan ke kepala lawan…Dan yang paling penting, jangan memboroskan tenagamu, efisienlah dalam menyerang…untuk menyimpan tenaga saat ronde akhir….
5.Yang paling penting adalah sportiflah dalam bertanding…jika kalah, akui saja bahwa lawanmu lebih baik dari kamu atau jika kamu menang, berusahalah tetap rendah hati…karena di atas langit masih ada langit….dan juga hargai keputusan wasit….Jangan rusak reputasi Taekwondo seperti reputasi .Itu yang terpenting…
Yang perlu diingat, faktor kemenangan kejuaraan kyoruki dalam Taekwondo adalah fisik,mental, teknik., dan faktor luck. Keempat faktor ini memiliki beban presentase sebagai berikut, Fisik 40%,mental 40%,teknik 20%, dan tambahan faktor luck 10%. Keempat faktor ini saling berkaitan satu sama lain..Contoh, misalnya kita memiliki mental penuh 40%, tetapi fisik kita jeblok, ditambah teknik yang amburadul, dan kita tidak beruntung karena langsung ketemu lawan terberat...maka kita hanya akan berakhir di ruang medis…..Jika kita memiliki fisik penuh 40%, teknik kita sekelas juara dunia, tetapi tidak dilengkapi dengan mental yang kuat, dan factor luck…maka hasilnya tidak akan bisa maksimal…

Persiapkanlah keempat hal di atas, jangan pernah membuat latihanmu sia-sia dalam kejuaraan…setiap tetes keringat yang kamu keluarkan dalam latihan harus sedapat mungkin berguna dalam kejuaraan…Jangan pernah malas untuk latihan sendiri di rumah…

100 Peserta Ikut Seminar dan Kepelatihan Wasit Poomsae

Presiden Akademi Taekwondo WTF, DR Yan Jin Suk memberikan Penghargaan kepada Salah satu peserta seminar dan kepelatihan Poomsae, Daud Ngabalin yang juga Manajer Tim PON- 18 Taekwondo Papua, didampingi Grand Master Lioe Nam Khiong 

Presiden Akademi Taekwondo WTF, DR Yan Jin Suk memberikan Penghargaan kepada Salah satu peserta seminar dan kepelatihan Poomsae, Daud Ngabalin yang juga Manajer Tim PON- 18 Taekwondo Papua, didampingi Grand Master Lioe Nam Khiong 

[JAKARTA] Yayasan Universal Taekwondo Indonesia (YUTI) menyelenggarakan Seminar dan kepelatihan bagi Wasit Poomsae yang berlangsung sejak tanggal 23 hingga Rabu (26/9). Seminar dan kepelatihan Wasit Poomsae ini diikuti 100 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan menghadirkan Presiden Akademi Taekwondo , World Taekwondo Federation WTF, DR. Yan Jin Suk sekaligus sebagai Instruktur serta Kim Yung Chan Wakil Ketua Komite Wasit WTF.   

“Kami sangat senang bisa hadir disini bersama – sama anda sekalian dan merupakan kehormatan bagi saya untuk dapat berbagi ilmu dengan anda sekalian “Kata DR Yan Ji Suk   

Dalam kesempatan tersebut DR Yan Ji Suk memberikan piagam penghargaan kepada 70 orang pelaku Olahraga beladiri Taekwondo yang dinilai berjasa mengembangkan Olahraga Taekwondo di Indonesia.   Dari 70 Peserta yang mendapat Penghargaan itu adalah Daud Ngabalin Tim Manajer PON Papua untuk cabang Taekwondo. 

" Saya merasa senang mendapat penghargaan .setahu saya penghargaan seperti ini hanya bisa diberikan jika seorang Taekwondoin berkunjung ke Korea Selatan. Tapi untuk kali ini mereka dengan senang hati datang dan memberikannya kepada kami," Ujar Daud Ngabalin yang juga  adik kandung Politisi Muchtar Ngabalin.

Sementara itu DR.Yan Ji Suk optimis olahraga Beladiri Taekwondo di Indonesia bisa bersaing di kancah Internasional bahkan hingga Olimpiade. “Kami berharap olahraga Taekwondo di Indonesia bisa setahap lebih maju lagi dan mampu bersaing di kancah Internasional ,” Demikian DR.Yan Ji Suk. [PR/L-9]

Korea Selatan Terkesan dengan Taekwondo Indonesia

Kunjungan Deputi Kementerian Olahraga Korsel ke YUTI Training Center Kunjungan Deputi Kementerian Olahraga Korsel ke YUTI Training Center 


[JAKARTA] Deputi Menteri Budaya Olahraga dan Pariwisata Korea Selatan Kim Seong Ik baru-baru ini mengunjungi YUTI Training Center di Kawasan Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara.   Maksud dan tujuan kedatangan Deputi menteri Olahraga Korea Selatan itu untuk melihat dari dekat perkembangan Olahraga Taekwondo di Indonesia. Ia didampingi manajer Divisi Internasional Kukkiwon Kwang Mun Ko.

Mereka sangat terkesan ketika  melihat langsung YUTI Training Center yang menjadi salah satu Training Center terbaik di Indnesia saat ini. Kim Seong Ik menilai,  olahraga Taekwondo di Indonesia mengalami kemajuan pesat dan pertumbuhannya  sangat  merata hampir di setiap pelosok Tanah Air. “ Saya sangat terkesan dengan  perkembangan  olahraga Taekwondo di Indonesia saat ini,” Ujar Kim.

Dalam Kesempatan tersebut Pendiri YUTI Grand Master Lioe Nam Khiong mengatakan, kehadiran Deputi menteri Olahraga ke YUTI Training Camp ini merupakan bentuk   kepedulian dan perkembangan Olahraga Taekwondo di Indonesia . “Beliau cukup  antusias dengan perkembangan olahraga Beladiri Taekwondo saat ini. Dan indonesia dinilai sangat  berperan aktif turut mengembangkan olahraga ini hingga ke pelosok wilayah,” Kata Lioe Nam Khiong.[PR/M-16]

sumber : http://sp.beritasatu.com/

Senin, 12 November 2012

JANJI TAEKWONDO INDONESIA

Kami Taekwondo Indonesia Berjanji 

  1. Menjunjung tinggi nama Bangsa dan Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945
  2. Mentaati azas-azas Tae Kwon Do Indonesia
  3. Menghormati Pengurus,Pelatih dan Para Senior
  4. Selaku berlaku jujur dalam menjaga nama baik Tae Kwon Do Indonesia
  5. Menjadi Pembela Keadilan dan Kebenaran

Rabu, 24 Oktober 2012

Teknik Dalam TAEKWONDO

Teknik Tangan : Kuda-kuda Apkoobi, Joosum Seogi
Tangkisan ( Makki )
- Arae Makki : Tangkisan ke arah bawah
- Momtong An Makki : Tangkisan ke arah perut dari luar ke dalam
- Momtong Bagkat Makki : Tangkisan ke arah perut dari dalam ke luar
- Eolgol Makki : Tangkisan ke arah kepala
- Batangson Arae Makki : Tangkisan ke arah bawah dengan telapak tangan
Pukulan ( Jireugi )
- Momtong Jireugi : Pukulan ke arah perut
- Eolgol Jireugi : Pukulan ke arah kepala
- Gabrion / Dobeon : Pukulan dua kali ke arah perut
- Sambion : Pukulan tiga kali ke arah kepala, leher, perut
Cekikan / Sodokan ( Chireugi )
- Ageum son keut chireugi : Cekikan ke arah leher
- Gawison keut chireugi : Sodokan ke arah mata dengan dua jari
- Ape son keut chireugi : Sodokan ke arah leher dengan ujung jari
- Pionson keut chireugi : Sodokan ke arah ulu hati dengan ujung jari
Sabetan ( Chigi )
- Sonal Mok Chigi : Sabetan ke arah leher/pelipis
Teknik Tendangan (Chagi)
- Momtong Ap Chagi : Tendangan lurus ke arah perut dengan Apchook
- Eolgol Ap Chagi : Tendangan lurus ke arah kepala dengan Apchook
- Noppi Ap Chagi : Tendangan melompat lurus dengan Apchook
- Dello / Ball Chagi : Tendangan mencangkul arah kepala
- Dollyo Chagi : Tendangan melingkar
TINGKAT SABUK : KUNING POLOS – KUNING STRIP GEUP : IX-VIII
Materi Teknik

Teknik Tangan :

- Doopalmok Makki : Tangkisan dua tangan kearah perut
- Dobeon Jireugi : Pukulan dua kali arah perut
- Sambion : Pukulan tiga kali arah kepala, leher, perut.
- Chiq Jireugi : Pukulan kearah dagu.
- Batangson momtong Makki : Tangkisan dengan telapak tangan kearah perut.
- Sonnal Momtong Makki : Tangkisan kearah perut dgn telapak tangan bentuk sonal.
- Hansonal Momtong Makki : Tangkisan tangan menyilang di dada, satu dikepal yang menangkis membentuk sonal.
- Momtong yeoup jireugi : Pukulan menyodok dari arah samping kearah perut.
Tendangan ( Chagi )
- Momtong Dollyo chagi : Tendangan melingkar kearah perut
- Eolgol Dollyo chagi : Tendangan melingkar kearah kepala
- Dwi Chagi : Tendangan balik menyodok kearah perut
- Yeoup chagi : Tendangan balik menyodok kepala dengan pisau kaki
- Yeoup Khurigi : Tendangan mengkait arah kepala
- Idan Dollyo chagi : Tendangan melingkar dengan kaki depan.
- Puti Chagi : Tendangan menampar dari luar kedalam
- Puti Chumagi : Tendangan menampar dari dalam keluar
TINGKAT SABUK : HIJAU – HIJAU STRIP GEUP : VII-VI
Materi Teknik

Teknik Tangan :

- Pionsonkeut sewo chirugi : Sodokan kearah perut dengan dibarengi tangkisan
- Dollyo Jireugi : Pukulan melingkar kearah pelipis
- Jibibem sonal mok chigi : Sabetan kearah kepala dibarengi dengan tangkisan
- Bagat Palmok Makki : Tangkisan dengan dua telapak tangan mengepal kerah perut.
Tendangan ( Chagi )
- Dolke chagi : Tendangan berputar 180 derajat, dengan punggung kaki
- Dwi yeoup chagi : Tendangan balik menyodok leher dengan pisau kaki
- Idan Yeoup chagi : Tendangan menyodok dengan kaki depan, membentuk pisau kaki kearah leher.
- Idan Yeoup Khurigi : Tendangan mengkait kearah kepala dengan menggunakan telapak kaki depan.
- Pekta Chagi : Tendangan kaki depan ditarik setengah menggunakan punggung kaki.
- Twio Dollyo Chagi : Tendangan melompat /slaiding ditempat / kebelakang
- Mad badad chagi : Tendangan melompat / slaiding kesamping
- Ball Badad : Tendangan mendorong dengan seluruh bagian telapak kaki
TINGKAT SABUK : BIRU – BIRU STRIP GEUP : V-IV
Materi Teknik

Teknik Tangan :

- Jibibeum Sonnal mok chigi : Sabetan dan tangkisan secara bersamaan arah kepala telapak terbuka.
- Jibibeum Theok chigi : Sodokan arah dagu dan tangkisan secara bersamaan kearah kepala telapak tangan terbuka.
- Palkop piojok chigi : Serangan menggunakan sikut dengan satu tangan sementara tangan lain meraih kepala.
- Dollyo palkop : Serangan melingkar dengan menggunakan sikut.
- Yeoup Palkop : Serangan menyodok dengan menggunakan sikut.
- Dwi Palkop : Serangan dari arah bawah dengan menggunakan sikut.
- Ollio Palkop : Serangan balik kearah belakang dengan menggunakan sikut.
Tendangan ( Chagi ) :
- Twio Dwi Chagi : Tendangan lompat ditempat berbalik kebelakang, menyodok kearah perut
- Dwi Khurigi : Tendangan berbalik mengkait dengan menggunakan telapak kaki.
- Narae chagi : Tendangan dengan menggunakan punggung kaki secara langsung 2 kali atau lebih.
- Idan Ap Khurigi : Tendangan mengkait arah depan/muka dengan telapak kaki.
- Idan Palko Dwi Chagi : Tendangan lompat sejajar kaki depan diangkat dan kaki belakang menendang balik dengan tumit kaki.
- Noppi Dwi Chagi : Tendangan kaki belakang laiding diangkat ke depan sedangkan kaki depan balik menendang dengan tumit kaki.
- Noppi Dwi Khurigi : Sama dengan Noppi Dwi Chagi namun menendangnya dengan telapak kaki secara mengkait.

Senin, 22 Oktober 2012

Sejarah Perkembangan Taekwondo di Indonesia

Taekwondo mulai berkembang di Indonesia pada tahun 70-an , dimulai aliran Taekwondo yang berafiliasi ke ITF ( International Taekwondo Federation ) yang pada waktu itu bermarkas besar di Toronto Kanada, aliran ini dipimpin dan dipelopori oleh Gen. Choi Hong Hi, kemudian berkembang juga aliran Taekwondo yang berafiliasi ke WTF ( The World Taekwondo Federation ) yang berpusat di Kukkiwon, Seoul, Korea Selatan dgn Presiden Dr. Un Yong Kim .

Pada waktu itu, di Indonesia kedua aliran ini yang masing - masing mempunyai organisasi ditingkat nasional yaitu Persatuan Taekwondo Indonesia ( PTI ) yg berafiliasi ke ITF dipimpin oleh Letjen. Leo Lopolisa dan Federasi Taekwondo Indonesia ( FTI ) yg berafiliasi ke WTF dipimpin oleh Marsekal Muda Sugiri .
Atas kesepakatan bersama dan melihat prospek perkembangan didunia olahraga International dan Nasional , maka Musyawarah Nasional Taekwondo pada Tanggal 28 maret 1981 berhasil menyatukan kedua organisasi Taekwondo tersebut, menjadi organisasi baru yang disebut Taekwondo Indonesia dan dipimpin oleh Leo Lopolisa sebagai Ketua Umumnya, sedangkan struktur organisasi ditingkat nasionalnya disebut PBTI ( Pengurus Besar Taekwondo Indonesia ) dan berpusat di Jakarta. Munas Taekwondo Indonesia I pada Tanggal 17 - 18 September 1984 menetapkan Letjen. Sarwo Edhie Wibowo ( Alm. ) sebagai Ketua Umum Taekwondo Indonesia periode 1984 - 1988, maka era baru Taekwondo Indonesia yang bersatu dan kuat dimulai. Selanjutnya Taekwondo Indonesia sempat dipimpin oleh Soeweno, Harsudiyono Hartas, dan sekarang oleh Letjen ( Mar ) Suharto.
Kini Taekwondo Indonesia telah berkembang di seluruh propinsi di Indonesia dan diikuti aktif oleh lebih dari 200.000 anggota , angka ini belum termasuk yang tidak secara aktif berlatih. Taekwondo telah dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi di arena PON. Beberapa atlet yang pernah berjaya membela negara di event International antara lain seperti : Budi Setiawan, Rahmi Kurnia, Siauw Lung, Yefi Triaji, Lamting , Yeni Latif, Dirk Richard, dan sebagainya. dimasa Thn 1986 s/d Thn. 1993 . Pada generasi berikutnya antara lain seperti Yuana Wangsa Putri yang mewakili Indonesia di even Olympic Games 2000, Sidney dan Ika Dian Fitria yang berhasil meraih medali emas Kejuaraan Dunia Yunior pada November 2000.